Penasaran bagaimana cara kerja operator ketika ada keluhan yang disampaikan pelanggan atau sekedar memeriksa jaringannya? Nah Indosat melakukan semua itu lewat fasilitas pusat kontrol dan monitoring jaringan nasional-nya atau SNOC (Single Network Operation Center).
Gedung SNOC yang pindah dari kantor pusat Indosat (kawasan Medan Merdeka, Jakarta) sejak 11 Agustus 2010 ini, terdiri dari tiga lantai, kini terletak di Serpong, Banten.
Gedung ini dilengkapi dengan fasilitas pemantau jaringan Indosat ini memiliki sederetan fungsi utama, seperti memonitor jaringan dan device, memberikan dukungan berkualitas bagi jaringan pengguna, dan bekerja selama 24 jam penuh.
"Pas 2010 kita pindah ke sini, semua digabungkan mulai dari selular, kabel laut, satelit hingga IT, semuanya dikonsolidasi menjadi satu di SNOC. Semuanya itu bisa dimonitor dari sini," kata Division Head Single Network Operation Center Indosat M. Taufik Ambaryanto di gedung SNOC Indosat, Serpong, Kamis (26/7/2012).
Memberikan pelayanan selama 24 jam penuh, sistem kerja di SNOC ini dibagi menjadi tiga shift dengan masing-masing memiliki 18 orang staf. Secara rutin, kata Taufik, yang mengkoordinasikan SNOC itu selalu berhadapan dengan komputer dan sekaligus memantau monitor lain yang berukuran besar di hadapan mereka.
"Misalnya, ada keluhan dari pelanggan maka dari customer service (CS) akan mengirimkan informasi masalah itu ke CNOS untuk diselesaikan. Kami senang memberikan solusi bagi pelanggan," tutur Taufik.
Melalui sebuah video yang ditampilkan, Taufik sedikit memberikan gambaran tentang cara kerja tim di CNOS. Taufik mengungkapkan, jika setelah melakukan pengecekan berdasarkan informasi dari CS, dan memang ada alarm yang memberitahu ada kerusakan fisik di suatu daerah, Surbaya misalnya, maka laporan itu akan diteruskan ke orang yang ada di lapangan untuk diperiksa.
"Misalnya dari pihak CNOS mengatakan ada BTS (Base Transceiver Station) yang mati, nanti tim yang ada di Surabaya itu akan melakukan perbaikan. Sehingga teknisi di Surabaya akan mengecek perangkat dan melakukan perbaikan," jelas Taufik.
"Di CNOS nantinya akan ada respon perbaikan yang dilakukan oleh orang di lapangan dan semuanya itu dalam bentuk sistem dan aplikasi. Semuanya diselesaikan end to end," pungkasnya.//okezone
Diposting oleh
Cahaya Asia
|
Senin, 30 Juli 2012 |
22.37






Tidak ada komentar: